Filed under: Pemikiran | Tags: Indonesia, Pariwisata, Tourism, Visit Indonesia Year 2008
Salam Sejahtera!
Baru saja saya browsing di internet tentang program baru Pemerintah Indonesia yang katanya diharapkan dapat memacu dunia pariwisata Indonesia yaitu Visit Indonesia Year 2008. Program yang baru di soft launching tanggal 1 Desember kemarin di Balai Kartini ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia menjadi 7 juta pada tahun depan (tahun ini mencapai 6 juta wisatawan). Program ini juga diharapkan dapat memacu jumlah wisatawan domestik.
Yang saya heran adalah banyak situs-situs dan juga blog yang sepertinya mendukung program ini tetapi setengah-setengah. Mereka membahas berbagai kritikan, tanpa mencoba memberikan ide-ide rasional yang bisa mendukung suksesnya program pemerintah ini. Kritik-kritik mereka memang berupa fakta, tapi ya mbok berusaha juga untuk mepikirkan bersama-sama cara mengatasi masalah-masalah tersebut atau ya nggak usah memikirkan hal-hal yang perlu dikritik tersebut, tapi coba fokus pada bagaimana cara mendukung program ini. Kebanyakan kritik mereka adalah :
-
Sangat mendadak, persiapan masyarakat tidak bisa dilakukan
-
Tahun 2008 tidak tepat karena banyak kegiatan yang lebih besar di dunia ini, seperti Euro 2008, Olimpiade Beijing 2008, serta boss-boss politik yang tidak akan banyak berkonsentrasi pada program ini menjelang pemilu 2009
-
Program ini dinilai meniru program pariwisata Malaysia dengan Malaysia Truly Asia 2007, celebrating 50 years of nationhood (kalau Indonesia, celebrating 100 years of nation’s awakening.
Kita kan bisa melihat, memang di Indonesia sedang banyak masalah. Bisa ditonton di televisi tentang lumpur lapindo, banjir, perubahan iklim, kemiskinan, buruknya pendidikan serta kesehatan masyarakat, korupsi, artis cerai sana-sini (yang terakhir gak penting). Jadi saya pun tidak heran jika pemerintah baru spontan menjalankan program ini sekarang, dalam pikiran saya, kalau tidak sekarang, kapan lagi? Jika dilihat ikut-ikut, menurut saya, asal ikut-ikutannya ke arah yang lebih baik, mengapa tidak? Malahan menurut saya, langkah pemerintah untuk membuat Indonesia selangkah lebih Maju patut diacungi jempol dan juga didukung! Pemerintah ingin Indonesia Maju tetapi memang kebetulan saja masalah-masalah dibelakang kita itu banyak sekali!
Disini kemajuan dan kemunduran saling tarik menarik. Mungkin banyak orang yang berpendapat bahwa “wong kita masih banyak masalah kok, mau ini, mau itu.. ngoyo!” Menurut saya, langkah untuk maju harus selalu diterapkan walaupun akhirnya dapat memberikan kesenjangan pada masyarakat. Sebagai contoh : Pemerintah berani menggelar pertemuan kelas dunia UNFCCC di Bali yang baru berakhir minggu lalu, padahal dana yang dikeluarkan itu bisa digunakan untuk memberi makan orang miskin ataupun pendanaan UKM yang lebih pro masyarakat.
Tetapi langkah maju tersebut memang perlu agar bisa menarik faktor-faktor yang dapat menciptakan kemunduran pada Indonesia. Contoh lagi : Konferensi UNFCCC bisa memberikan pendidikan baru pada masyarakat Indonesia, menjadi lebih aware pada lingkungan. Devisa datang, seharusnya masyarakat lebih sejahtera. Indonesia dapat image yang baik, dll. Memang cliche tinggal masyarakat kita ini mau bantu pemerintah mewujudkan harapan mereka atau tidak? cobalah kita serahkan pada pemerintahan yang sedang berkuasa, kira-kira langkah apa saja yang bisa membuat rakyat makin sejahtera? coba kita telaah, ambil positifnya. Dan yang tidak kalah pentingnya, kita DUKUNG program pemerintah! Jangan nakal, jangan egois dan jangan mempersulit keadaan walaupun keadaan memang sulit bagi kita.. setuju gak?
2 Comments so far
Leave a comment
setujuu.. huehe. gw dukung visit indonesia..!! indo kn sbnrnya gk kalah sm negara2 laen [esp sm negara “tetangga” yg ngaku2 sbg ‘truly asia’.. haha. no offense..],,yg mst qta lakuin cm tinggal bikin dunia sadar sm kehebatan n keindahan indo.. jgn mau kalah sm negara2 lainn..
Comment by eRiCa December 21, 2007 @ 12:14 pmoiii halo amri,,
Comment by dhannycil December 21, 2007 @ 2:07 pmwell what i thought is that when the gov had already decided on to make such publicity,
the gov have to be total with it..
in other words when there is such criticism questioning how the gov’s role in it,, it’s normal..
but ultimately we oughta help with contributing as much as we can for the betterments of Indonesia..
go.. amri.. hehe