Go Indonesia!


Mahasiswa UI memalukan!
August 4, 2008, 7:02 am
Filed under: Uncategorized

I’m sorry for the generalitation,
tapi referensi saya membahas masalah ini adalah seruan mahasiswa UI sendiri mengenai kebebasan berpendapat.

Pada kuis benar atau salah di Trans TV, hari Senin tanggal 4 Agustus 2008 pukul 1.30, ada 2 kubu yang datang dari UI yaitu dari Sejarah UI, yang satu lagi saya tidak begitu memperhatikan, tapi saya sempat mendengar kata farmasi, tapi saya melihat badge fasilkom UI. Mungkin yang tau bisa kasih tau saya!

yang memalukan adalah ketika wakil dari setiap kubu yang melawan mahasiswa2 lainnya ini, tidak mampu menjawab dengan benar pilihan yang diberikan…

pertama, diberikan pada Mahasiswa Sejarah UI semester 3, yang dengan mantap menjawab lagu Sio Tantina berasal dari Manado… hey plisss!!! Sio Tantina jelas-jelas dari Maluku.. come on.. Universitas Indonesia, tetapi tidak menguasai budaya Indonesia..

dan yang lebih parah, datang dari fakultas UI satunya, yang dengan yakin menjawab bahwa komisi di lembaga legislatif kita, dikelompokan berdasarkan latar belakang partai politiknya. Dan dia bilang “YAKIN!!”.. dalem hati gua, “gobloknya… itu mah fraksi!”, katanya kampus perjuangan, tapi gini aja masih salah!!

ckckckck.. ga pernah bangga deh gua di UI kalo begini caranya…



Indonesian Idol: Mencari Idola, Bukan Penyanyi!
July 18, 2008, 4:07 pm
Filed under: Lifestyle, Pemikiran | Tags: ,

Anjing… gua lagi sebel banget ama temen gua namanya NINIT.. udah janjian mau minum caipirinhas bareng, tapi kagak jadi..

well, anyway akhirnya gua make waktu gua buat ngisi blog! gua lagi di LB kemang ama Yono, Dila dan temen-temennya. Sambil nonton siaran langsung Indonesian Idol.. yang membuat gua berfikir about the show..

ga tau kenapa bisa kepikiran, ampe nulis blog tentang acara ini. Mungkin karena sentimen gua aja, karena I was (almost) being the part of the show (grmrny bner g?)

Melihat 3 finalisnya yang menurut gua ga spesial-spesial banget, membuat gua berpikir, ini acara emang bener IDOL SEARCH, bukan TALENT SEARCH, karena pas gua audisi kemaren, banyak banget talent yang lebih SPESIAL dari 3 finalis sekarang, termasuk gua.. hahaha.. mungkin buat yang baca blog ini dan tahu kemaren gua cuman ampe tahap 2 audisi, mikir gua sirik aja ama peserta yang sekarang but here is only my thought about the show.

Indonesian Idol seperti namanya, memang mencari Idola sejati di Indonesia, yang benar-benar di elu-elukan oleh para fans yang merupakan masyarakat Indonesia. Sayangnya, yang dielu-elukan ini adalah orang-orang yang bisa ‘nyanyi’penampilan ‘ok’/punya style dan juga punya cerita ‘menarik’ untuk disimpatikan. Buat yang ga tau, di setiap audisi Idol di kota manapun, para peserta yang bisa mendadak terkenal ini, harus ngisi sebuah FORM yang menanyakan mengenai pengalaman dan cerita-cerita kehidupan para peserta… menurut gua sih, form ini digunakan untuk mengetahui apakah para peserta ini punya cerita menarik atau menyedihkan apa nggak dalam hidupnya.. dan terbukti bahwa yang lulus itu kebanyakan punya cerita yang bisa dijual, contoh : Kehidupan sebagai pengamen sampe yang ibunya lagi di penjara… Bo, komersil banget, cerita itu dijual demi komersialisasi. Gua sih ogah kalo yang dipentingin bukan talent gua, secara ini singing contest.

Sayangnya, cerita2 seperti ini laku di pasaran Indonesia… dan membuat mereka simpati untuk vote para finalis, dan menjadi kan mereka sebagai Idola.. sekali lagi gua mah ogah kalo di vote karena orang2 kasian.. terjadi contoh pada Ihsan Idol 3 dan Veri AFI 1 yang banyak punya cerita sedih, tapi kualitas bukan bintang 5, bukannya gua menjelek-jelekan dan mengejek, tapi pada setuju kan? untung aja kita punya Joy Idol 1, Mike Idol 2, sama Tia AFI 2 yang oke..

Gua mah kasian ama talent-talent di Indonesia yang ga dapet kesempatan untuk bisa terkenal, di Indonesia buaaanyak banget penyanyi yang baguus.. seperti gua.. hehehe. Gua beneran doubting ga yakiin banget finalis Idol kali ini bisa mewakili Indonesia dengan baik di Asian Idol ataupun World Idol.. sumpaaahh.. sayang abis.

btw, cerita lagi, kalo audisi di Jakarta, yang dipentingin adalah lagu Indonesia lu bagus apa kagak, lagu bahasa Inggris ga bisa lu jadiin jagoan pas audisi. supaya bisa ngejual di Indonesia, cuman apa yakin bisa compete di dunia Internasional??

hehehe.. sumpah gua sirik banget ya?



Melanjutkan Pembangunan Konstruksi Dasar
July 17, 2008, 12:44 pm
Filed under: Organisasi | Tags: , , , ,

Ass. Wr. Wb.

Alhamdulillah.. dikasih kesempatan lagi sama Yang Di Atas untuk mempunyai perasaan untuk menulis blog kembali. Padahal sekarang lagi ujian akhir modul Financial Accounting di Binus Margonda, hehehe, habis waktunya kelamaan… (bukan menyombong, tapi benar adanya)

Mau share aja, setelah menilik kembali kebelakang, ternyata ada beberapa project yang telah gua ambil sebagai komitmen di setengah tahun terakhir di 2008 ini, yaitu :

  1. BEM FISIP UI, Marketing & Product Development, Community Development, Kemiri Muka, Depok,
  2. Dana Usaha Program Anak Asuh HMHI 2008, dan
  3. Sekretaris Hosting Chapter Jakarta Bina Antarbudaya.

Kalau dilihat kembali, semuanya bertemakan sosial masyarakat, sama seperti tujuan hidup gua akhir-akhir ini yaitu membantu sesama. Apa yang gua bisa lakukan untuk membuat lingkungan gua ikut maju, ya gua lakukan dengan seoptimal mungkin.

Hari ini gua telah melaksanakan 2 kali rapat, dan gua belajar banyak dari situ. Rapat yang pertama sebenernya mulainya kemarin jam 20.30 tapi gua baru bisa hadir sekitar jam 22.30 di Kantor AFS. Rapat yang pertama ini ngomongin salah satu project gua diluar project2 diatas, yaitu ngebantu Program Orientasi AFS-NH yang bakal dilaksanakan minggu depan. Rapat cukup melelahkan dan berlangsung lumayan santai selama 9 jam dan gua harus cabut jam 6 pagi tadi. Sebenarnya rapat diteruskan hingga makan siang. Namun, karena gua rencana bakal ada rapat lagi jam 9.30 di kampus, ya gua izin pulang duluan.

Sampe rumah, bukannya siap-siap, malah ngobrol dulu sama Dimas (adik gua) sekalian ngajarin dia Bahasa Inggris, karena sekolah barunya bilingual (gaya banget adik gua. hehe). Trus makan pagi dan TIDUR… merasa tidak mampu lagi untuk bangun kembali untuk rapat membahas masalah lain, lantas gua SMS ke ketua Departemen gua di BEM FISIP, Rifa untuk mohon izin datang pas makan siang. Tetapi memang betul dugaan gua, kalo rapat yang urgent sekali baru dilakukan setelah makan siang.

Pertama gua cerita dulu bahwa rapat siang hari ini adalah mengenai program Community Development BEM FISIP di Depok yang menurut gua belum nancep banget di otak gua. Sebelum siang hari tadi otak gua masih butek, mau dibawa kemana nih program ini? mau dibawa kemana nih para pemuda Karang Taruna di Kemiri Muka? gua masih agak ragu karena memang belum tahu seluk beluk dan asal-usul program ComDev yang telah berjalan 2 tahun ini.

I actually wonder why, kenapa program ini belum pernah gua dengar prestasinya selama setahun gua di FISIP kemarin… makanya gua ngebet pengen ikutan rapat siang ini karena isunya akan dihadiri oleh para pengurus ComDev tahun lalu. Setelah mulai rapat, gua agak bete karena mulai belibet dengan tetek bengek perkenalan pengurus baru. Padahal menurut gua ga perlu karena kurang urgent, apalagi waktu orang2 terbatas di rapat ini. Langsung aja gua babat agar agenda sharing antar dua generasi didahulukan, dan ngobrol dengan sengit, mengingat curiosity gua (dan kagetnya temen2 satu angkatan gua juga) yang amat besar. Lalu terlontarlah beberapa pertanyaan yang selama ini terus ada di otak gua (secara gua marketing dan pengen ngejual ni project tapi ga tau asal usulnya). Kenapa yang dipilih untuk ComDev, para oemuda Kemiri Muka? bagaimana assesmentnya? bagaimana birokrasi dengan para local leader? dan lain-lain.

Gua bersyukur banget, tadi rapat itu bener-bener feeding banget dan membawa pencerahan ke gua dan temen-temen gua. Cakris, Ajeng, Dinar, Titi dan Tia (Pengurus tahun lalu) juga sangat ngebantu dengan memberikan saran-saran dan kendala-kendala tahun lalu, supaya ComDev bisa lebih baik lagi tahun ini.

Tapi sayangnya jawaban mereka atas pertanyaan gua kurang memenuhi ekspektasi gua. Ada kesan bahwa para Pemuda Kemiri Muka ini dipilih karena mereka the only choice, bukan the one yang paling membutuhkan. Karena katanya setelah survey dimana-mana selama 4 bulan, ketemunya ya disitu. Masalah yang diusung adalah mengenai pengangguran, bahwa jika para pemuda yang putus sekolah ini tidak diberdayakan, dapat meresahkan masyarakat sekitar, mungkin dengan berjudi atau mabuk-mabukkan. Sangat simple menurut gua idenya. Saking simplenya gua jadi bingung gimana mau ngejual project ini ke masyarakat dan anak2 FISIP.. yaaa gua pikir positif aja, toh gua pengen ngebantu orang lain.

Untung sekali tim gua oke berat, Chira ama Ucup yang udah berjuang mati-matian cari komoditas yang berguna ga hanya ke pemuda tersebut tapi juga berguna bagi komunitas sekitar. (Sangat bagus, karena kalau ga begitu bukan Community Development, tapi hanya group development seperti yang selama ini dilakukan, dengan tujuan finansial para pemuda). komoditas brilian ini adalah BRIKET SAMPAH, yang bisa menjadi alternatif bahan bakar untuk memasak, briket ini juga menggunakan bahan-bahan sampah, sehingga murah dan mudah didapat.

Brilian sekali memang! oleh karena itu langkah selanjutnya adalah bagaimana gua bisa menjual project ini dengan komoditas sebrilian ini.. mungkin dicari celahnya, sehingga dampaknya bisa lebih luas lagi..

doain ya!



nightlife in jakarta: Jangan Dipandang Sebelah Mata
December 21, 2007, 10:01 pm
Filed under: Lifestyle | Tags: , ,

Hi.. now is 4:42 in the morning… i’m still reporting from my house..

celetukan baru aja keluar sekitar 2-3 jam yang lalu…

“kuliah dimana?”

“UI”

“jurusan apa?”

“HI”

“oh Hubungan Intim? hahahaha”

gila man… seumur hidup baru gua denger banyolan kayak gitu… hahaha.. gokil abis.. satu hal lagi yang keluar dari wanita cantik yang sempet duduk di seberang gua setengah jam sebelom banyolan diatas..

“how old are you?”

“nineteen”

“haha.. so you can call me tante!”

hehehe… iseng banget nih tante…

Banyak orang yang ga banyak tau tentang kehidupan night life di manapun… people selalu menghubungkan kehidupan malam dengan suasana dunia kegermelapan, mabuk-mabukan, flirting bebas sana-sini yang bisa berakhir pada seks bebas dan juga lain-lain… tapi tahu ga si, para pelaku itu siapa? bagaimana kegiatan sehari-harinya? temen-temen gua diatas tadi (baru kenal tadi sih) kata temen gua yang lain (ini kenal udah lama), orangnya rajin-rajin, udah pada kerja, kerjaan mereka bagus, berprestasi, contoh: band yang main di pub-pub… kreatif banget kan? suaranya oke! bisa menghibur kan?. Dan yang ga kalah lagi.. tetep rajin beribadah…

Kita memang ga bisa ngejudge orang dari sebagian perilakunya aja.. kita musti lihat dari keseluruhan. Tapi yang paling penting memang harus dilihat positifnya.. sesuatu yang kita anggap buruk, bukan selalu buruk bagi orang lain… tinggal kita yang harusnya bisa mengendalikan pikiran kita… ga usah banyak mikirin tentang apa yang kita anggap negatif dari orang lain… dan memang itu yang menjadi masalah bagi orang Indonesia, yang akhirnya ga membuat progress maju dalam diri dan bangsa kita.. sakit banget… lihat buktinya… berapa jumlah program infotainment di stasiun tv lokal?!?! mungkin udah ga bisa keitung hanya dengan 2 tangan… kalo mau dilist nih ya..

  1. Kabar Kabari
  2. Cek & Ricek
  3. Kasak Kusuk
  4. Hot Shot
  5. Go Spot
  6. Halo Selebriti
  7. Silet
  8. Insert
  9. Otista
  10. Bibir Plus
  11. Kiss
  12. dll.
  13. dll.
  14. dll. dst.

menurut saya, jumlah itu sudah bisa mengisi penuh otak orang-orang Indonesia dengan pikiran-pikiran negatif tentang orang lain… lihat saja pembicaraannya “si artis ini yang TAMAK dan ANGKUH” belum lagi “si artis itu yang KIKIR nan SOMBONG” padahal, artinya aja sama.. masih diulang-ulang terus… bener ga sih pendidikan ga langsung di Indonesia ini? pokoknya orang lain adalah nomor satu.. pantas tidak kalau kita dinamai bangsa “penggosip” atau bangsa “hipokrit”? gila juga ya… menurut saya, kita harusnya mengurus diri sendiri terlebih dahulu… bagaimana mau maju? kalau kita memaksakan opini diri, padahal kita tidak punya hubungan apa-apa dengan objek yang kita opinikan (baca: gosipkan)?



Indonesia MAJU? mau?
December 21, 2007, 4:30 am
Filed under: Pemikiran | Tags: , , ,

Salam Sejahtera!

Baru saja saya browsing di internet tentang program baru Pemerintah Indonesia yang katanya diharapkan dapat memacu dunia pariwisata Indonesia yaitu Visit Indonesia Year 2008. Program yang baru di soft launching tanggal 1 Desember kemarin di Balai Kartini ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia menjadi 7 juta pada tahun depan (tahun ini mencapai 6 juta wisatawan). Program ini juga diharapkan dapat memacu jumlah wisatawan domestik.

Yang saya heran adalah banyak situs-situs dan juga blog yang sepertinya mendukung program ini tetapi setengah-setengah. Mereka membahas berbagai kritikan, tanpa mencoba memberikan ide-ide rasional yang bisa mendukung suksesnya program pemerintah ini. Kritik-kritik mereka memang berupa fakta, tapi ya mbok berusaha juga untuk mepikirkan bersama-sama cara mengatasi masalah-masalah tersebut atau ya nggak usah memikirkan hal-hal yang perlu dikritik tersebut, tapi coba fokus pada bagaimana cara mendukung program ini. Kebanyakan kritik mereka adalah :

  1. Sangat mendadak, persiapan masyarakat tidak bisa dilakukan
  2. Tahun 2008 tidak tepat karena banyak kegiatan yang lebih besar di dunia ini, seperti Euro 2008, Olimpiade Beijing 2008, serta boss-boss politik yang tidak akan banyak berkonsentrasi pada program ini menjelang pemilu 2009
  3. Program ini dinilai meniru program pariwisata Malaysia dengan Malaysia Truly Asia 2007, celebrating 50 years of nationhood (kalau Indonesia, celebrating 100 years of nation’s awakening.

Kita kan bisa melihat, memang di Indonesia sedang banyak masalah. Bisa ditonton di televisi tentang lumpur lapindo, banjir, perubahan iklim, kemiskinan, buruknya pendidikan serta kesehatan masyarakat, korupsi, artis cerai sana-sini (yang terakhir gak penting). Jadi saya pun tidak heran jika pemerintah baru spontan menjalankan program ini sekarang, dalam pikiran saya, kalau tidak sekarang, kapan lagi? Jika dilihat ikut-ikut, menurut saya, asal ikut-ikutannya ke arah yang lebih baik, mengapa tidak? Malahan menurut saya, langkah pemerintah untuk membuat Indonesia selangkah lebih Maju patut diacungi jempol dan juga didukung! Pemerintah ingin Indonesia Maju tetapi memang kebetulan saja masalah-masalah dibelakang kita itu banyak sekali!

Disini kemajuan dan kemunduran saling tarik menarik. Mungkin banyak orang yang berpendapat bahwa “wong kita masih banyak masalah kok, mau ini, mau itu.. ngoyo!” Menurut saya, langkah untuk maju harus selalu diterapkan walaupun akhirnya dapat memberikan kesenjangan pada masyarakat. Sebagai contoh : Pemerintah berani menggelar pertemuan kelas dunia UNFCCC di Bali yang baru berakhir minggu lalu, padahal dana yang dikeluarkan itu bisa digunakan untuk memberi makan orang miskin ataupun pendanaan UKM yang lebih pro masyarakat.

Tetapi langkah maju tersebut memang perlu agar bisa menarik faktor-faktor yang dapat menciptakan kemunduran pada Indonesia. Contoh lagi : Konferensi UNFCCC bisa memberikan pendidikan baru pada masyarakat Indonesia, menjadi lebih aware pada lingkungan. Devisa datang, seharusnya masyarakat lebih sejahtera. Indonesia dapat image yang baik, dll. Memang cliche tinggal masyarakat kita ini mau bantu pemerintah mewujudkan harapan mereka atau tidak? cobalah kita serahkan pada pemerintahan yang sedang berkuasa, kira-kira langkah apa saja yang bisa membuat rakyat makin sejahtera? coba kita telaah, ambil positifnya. Dan yang tidak kalah pentingnya, kita DUKUNG program pemerintah! Jangan nakal, jangan egois dan jangan mempersulit keadaan walaupun keadaan memang sulit bagi kita.. setuju gak?



Hello world!
December 21, 2007, 2:40 am
Filed under: Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!